Menjadi Ibu yang Bahagia
MENJADI IBU YANG BAHAGIA
Ibu,Mamah,Bunda,Mamih,Umi atau jutaan nama panggilan untuk seorang perempuan yang merupakan sosok sangat berharga untuk kami semua. Kehadiran sosok seorang ibu memiliki pengaruh yang begitu besar dalam kehidupan di negeri ini.Mengandung, Melahirkan,Menyusui, mengasuh, merawat, mendidik, memberikan bekal ilmu serta segala pengorbananannya diberikan tanpa henti dan tanpa pamrih tentunya dengan cinta yang besar dan tulus. Generasi-generasi baru yang terus muncul nantinya akan menghasilkan kesuksesan di negeri kita dimasa depan, merupakan salah satu dari banyaknya perjuangan yang ibu lakukan. Oleh karena itu ibu serta wanita wanita yang bahagia dapat menghasilkan generasi yang berakhlak.. Bagaimana caranya?
Ibu yang bahagia pastinya dapat mengelola emosinya dengan baik sehingga dapat dengan mudahnya tumbuh mengontrol kembang anak dengan maksimal. Energi-energi positif yang ibu bahagia rasakan akan tersalurkan ke anak anak kita. Selain itu anak adalah peniru ulung, apa yang mereka lihat tentunya bisa mereka aplikasikan ke perilaku dalam kehidupan. Sehingga jika seorang ibu dapat mengontrol emosinya diharapkan anak juga mampu menjadi pribadi yang baik dan bisa mengatur emosi juga perilakunya.
Selain itu juga, ibu yang bahagia bisa menciptakan suasana keluarga yang menyenangkan atau bisa disebut harmonis. Keluarga yang harmonis merupakan salah satu hal yang berpengaruh dalam tumbuh kembang anak. ketika anak mendapatkan perilaku yang tidak sesuai seperti kekerasan atau melihat pertengakaran dapat berpengaruh terhadap emosional dan mental anak. Apalagi jika anak tersebut termasuk balita yang memasuki usia “golden age” pengaruh tersebut sangat cepat menangkap dan mengingat tentunya dapat mempengaruhi perkembangannya kelak.
Menjadi ibu yang bahagia, bisa dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut:
1. Memiliki Support System
Peran partner keluarga sangatlah penting bagi ibu untuk mendapatkan rasa bahagia. Seorang ibu adalah manusia biasa, dimana terkadang dapat merasa lelah, merasa up and down sehingga ketika seorang ibu merasa sedang berada dalam posisi yang kurang baik, disitulah peran pasangan maupun anggota keluarga yang lain dapat Memberi semangat, serta dukungan agar ibu dapat merasakan kehangatan adanya anggota keluarga yang ikut membantu meringankan tugas seorang ibu.
2. Berlatih Mengelola Mental
Mental disini dimaksud bagaimana seorang ibu menghindari pikiran-pikiran negatif dan tidak berpikir terlalu berlebihan pada hal-hal yang bukan berada pada kapasitas seorang ibu. Selain itu seorang ibu dapat menjalin interaksi sosial dengan lingkungan sekitar serta dapat membantu ibu dalam mengelola stres.
3. Menjaga Pola Hidup Sehat dan Istirahat yang cukup
Seorang Ibu akan banyak berkorban untuk keluarganya,dimana banyak ibu yang tidak bisa beristirahat dengan .cukup dan menjaga pola mkan hidup sehat,padahal jika ibu sehat semua tugas ibu bisa ibu selesaikan begitu juga dengan istirahat karena ibu adalah manusia yang membutuhkan waktu untuk beristirahat
4. Beri Waktu untuk Melakukan Kegiatan yang disukai atau “Me Time”
Hal ini merupakan salah satu hal yang sangatlah penting untuk menyegarkan Kembali pikiran kita. Tidak perlu lama atau seberapa sering, namun yang terpenting cukup untuk ibu merasakan kebahagiaan karena ibu bisa menyalurkan salah satu hal yang ibu senangi. Bisa dilakukan dengan menonton film saat anak sudah tidur, pergi ke salon, atau sekedar membaca buku.
Anak yang tumbuh dari Kehidupan perilaku ibu ibu yang bahagia, sehat tubuh dan fikirannya akan menghasilkan anak anak yang ceria, yang dapat menyalurkan tumbuh kembang bakatnya. Anak merupakan pilar bangsa di masa depan maka dari itu sebelum mencetak anak anak bangsa yang baik, maka menjadikan ibu yang berbahagia dalam kehidupannya merupakan salah satu hal yang awal dan terpenting bagi kehidupan selanjutnya.
Komentar
Posting Komentar